Profil Asdep Emisi
Penelitian & Publikasi
Program & Kegiatan
Foto-Foto Kegiatan
Berita Lingkungan
Selamat Datang Di Web Site Resmi Asdep Emisi KLH
» Penelitian & Publikasi
 
Pedoman Pemantauan Kulitas Udara Jalan Raya

Penyusunan pedoman pemantauan ini bertujuan untuk memberikan acuan bagi pengguna dalam melaksanakan pemantauan kualitas udara di sekitar jalan raya.

Sasaran yang diharapkan dari pedoman ini adalah:

  1. Tersedianya acuan bagi pemerintah daerah dan instansi terkait lainnya dalam melaksanakan pemantauan kualitas udara disekitar jalan raya
  2. Tersedianya tata cara pemantauan kualitas udara disekitar jalan raya
  3. Diperolehnya hasil pemantauan yang akurat sehingga dapat dijadikan masukan dalam penanganan pengendalian pencemaran udara
Lingkup pedoman ini akan membahas hal-hal sebagai berikut :
  • Dampak pencemaran udara terhadap kesehatan dan lingkungan.
  • Rancangan pemantauan adalah sebagai berikut:
    • Mendapatkan data kualitas udara di sekitar jalan raya untuk mengetahui tingkat pencemaran udara
    • Sebagai bahan pertimbangan dalam menentukan kebijakan pengendalian pencemaran udara yang diakibatkan oleh emisi kendaraan bermotor
    • Mengevaluasi keefektifan penerapan baku mutu udara ambient dan strategi pengendalian pencemaran udara
    • Menyediakan data dasar untuk riset evaluasi efek pencemaran udara seperti dampak terhadap kesehatan dan perencanaan penataan transportasi
    • Menyediakan data untuk membuat suatu simulasi model sehingga dapat memprediksi suatu polutan.
a. Pelaksana

Pemantauan kualitas udara ambien merupakan tanggung jawab pemerintah sesuai dengan PP 41/1999. Dalam pelaksanaannya instansi pemerintah dalam hal ini Bapedalda/BPLHD dapat melakukannya sendiri atau oleh laboratorium lingkungan

b. Metode

Pemantauan dapat dilakukan dengan metode passive dan aktif. Metode aktif dapat dibedakan secara manual atau kontinyu

c. Peralatan

Peralatan pemantau secara otomatis (AQMS), peralatan ini dapat melakukan pemantauan kualitas udara ambien secara kontinu, dan menghasilkan data per 30 menit atau dapat disetting sesuai dengan kebutuhan.

Peralatan pemantau aktif secara manual, yang prinsipnya menggunakan manual sample, peralatan ini tidak dapat melakukan pemantauan kualitas udara ambien secara kontinu, hanya dapat menyediakan data sesaat yang diinginkan (grab).

Peralatan pemantau secara manual, prinsip peralatannya menggunakan pasif sampler, dapat melakukan pemantauan selama 1-2 minggu secara kontinu, tergantung tingginya konsentrasi polutan diudara ambien didaerah tersebut, tetapi data yang dihasilkan hanya rata-rata dari lama pengukuran 1-2 minggu secara kontinu tersebut.

d. Parameter yang dipantau

Parameter yang dipantau adalah Hidrocarbon (HC), Karbon monoksida (CO), debu, timbal, NOx serta Sulfur dioksida (SO2).

e. Waktu dan lokasi

Membahas tata cara penentuan jumlah titik sampling, lokasi pengambilan sampel serta kriteria yang harus dipenuhi.

f. Frekuensi

Frekuensi pemantauan dilakukan berdasarkan tujuan pemantauan serta peralatan yang digunakan.

g. Pendanaan

Berasal dari dana pemerintah atau program kemitraan lainnya.

Pengolahan data.
- Jaminan mutu data hasil Pemantauan
- Analisis data

Pelaporan dan Evaluasi hasil pemantauan.
Informasi yang diperlukan dalam pengambilan sampel (tanggal dan waktu pengukuran, cuaca, kondisi lalu-lintas, denah lokasi)
 
Last Update : 17-01-2007 08:12:11

Publikasi Program Link Kunjungan

Profil Asdep Emisi | Penelitian & Publikasi | Program & Kegiatan | Foto-foto Kegiatan | Berita Kegiatan | Contact

Copy Right © 2007 Asdep 5/II KLH, All Right Reserved
web emisi Version : 1.5